Amazon.com Widgets

February 16, 2008

Tragedi Penembakan di Kampus Northern Illinois University

Sabtu, 16 Feb 2008,
Tragedi Penembakan di Kampus Northern Illinois University

Muntahkan Peluru ke Kelas, 7 Tewas
ILLINOIS - Rentetan penembakan kembali terjadi di lingkungan kampus di Amerika Serikat (AS). Kamis sore (Jumat pagi WIB), seorang pria bersenjata memuntahkan timah panas di kampus Northern Illinois University, DeKalb, Chicago. Hingga pukul 22.00 WIB tadi malam, tujuh orang -termasuk pelaku- dilaporkan mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Menurut Presiden Universitas, John Peters, empat di antaranya tewas di tempat kejadian, sementara tiga lainnya meninggal di rumah sakit.

Selain korban meninggal, masih ada 16 korban luka lainnya. Sebelas orang masih berada di Kishwaukee Community Hospital in DeKalb, sementara lima lainnya dirujuk ke rumah sakit lain dalam kondisi kritis. Rumah Sakit Kishwaukee Community hanya berjarak sekitar 10 menit dari lokasi kejadian dan menjadi rujukan awal korban aksi brutal itu. Jubir RS Kishwaukee Community, Theresa Comitas, menyatakan, beberapa korban yang sedang dirawat mengalami luka serius di kepala.

Wakil koroner setempat, Dennis J. Miller, merilis nama korban yang sudah diketahui identitasnya. Mereka adalah Daniel Parmenter, 20, asal Westchester; Catalina Garcia, 20, asal Cicero; Ryanne Mace, 19, dari Carpentersville; dan Julianna Gehant, 32, asal Meridan. Dua korban lain yang meninggal saat berusaha dipindahkan ke rumah sakit lain belum bisa diidentifikasi.

Peters menolak memublikasikan identitas penembak misterius itu. Dia hanya mengatakan bahwa si penembak merupakan alumnus Fakultas Sosiologi di universitas tersebut. Meski demikian, dia tidak termasuk dalam daftar 25.000 mahasiswa yang saat ini menuntut ilmu di kampus yang terletak 104 kilometer arah barat Chicago itu.

Versi Kepala Polisi Universitas Donald Grady, saat ini si penembak bukan lagi mahasiswa di kampus tersebut. Sang penembak merupakan alumnus yang tamat pada 2007. "Tampaknya, dia adalah siswa dari kampus lain," katanya sambil menambahkan bahwa motif penembakan hingga saat ini belum diketahui.

Penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat di Hall Cole, dekat lokasi yang dinamai The King Commons, pusat keramaian mahasiswa di kampus itu. Seorang mahasiswa mengatakan kepada radio lokal bahwa sedikitnya terdapat 140 mahasiswa di dalam kelas saat pria yang memakai kostum hitam tersebut tiba-tiba masuk dan memberondong mereka dengan timah panas. "Beberapa wanita terkena tembakan dan seorang pria terkena kakinya. Yang lain saya tidak melihat," jelas seorang saksi mata George Gaynor.

Senada dengan Gaynor, saksi mata bernama Kristina Balluff juga menggambarkan situasi yang menegangkan itu dengan penuh trauma. "Saya sempat melihat seorang gadis yang duduk di sebelah saya dan seakan-akan kami tak percaya dengan apa yang terjadi," ungkapnya.

Seorang mahasiswa bernama Corrine menggambarkan situasi di luar kelas. Ketika itu, rombongan mahasiswa, termasuk dirinya, tengah melintas di Cole Hall. Tiba-tiba suara tembakan terjadi. Mereka berlarian pontang-panting untuk menyelamatkan nyawa masing-masing. "Ketika salah seorang berteriak bahwa ada orang yang membawa senjata dan menembak, kontan saya berlari secepatnya untuk menyelamatkan diri dan bersembunyi di ruang kelas," kata Corrine.

Pejabat kepolisian setempat Roger Scott menyebutkan, berdasar penjelasan salah seorang dosen yang menjadi saksi mata, si penembak mengakhiri aksi brutalnya itu dengan menembak dirinya sendiri.

Menyusul peristiwa tersebut, universitas membatalkan semua perkuliahan. Kampus segera ditutup. Semua siswa diminta untuk mengabari orang tua mereka secepatnya dan ditawarkan konseling yang diadakan di setiap aula kampus.(AP/Rtr/BBC/zul/ami)

Jawa Pos

Spread the word

del.icio.us Digg Furl Reddit Help

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://hotinfo.jawabali.com/kriminal/tragedi-penembakan-di-kampus-northern-illinois-university-24/trackback

Related Entries

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.